Cara Memotong Kuku Bayi Baru Lahir

Tidak sedikit ibu muda yang takut untuk memotong kuku bayi baru lahir, juga saya rasakan sendiri ketika baru pertama kali mempunyai anak. Kuku bayi cenderung cepat tumbuh, walaupun terlihat lunak tetap saja harus dipotong untuk mencegah luka pada kulit akibat garukan.

Memotong kuku bayi memiliki kehawatiran tersendiri karena bayi bisa tiba-tiba bergerak saat kukunya dipotong sehingga tidak sengaja terluka.

 

Cara Memotong Kuku Bayi Yang Aman

Bunda Perlu mengetahui penting nya menjaga kuku bayi tetap bersih dan pendek. Kuku bayi tumbuh dengan cepat, sehingga bunda disarankan memotong nya paling tidak 2 minggu sekali. Sementara untuk kuku kaki pertumbuhan nya agak sedikit lambat, bisa 3 minggu sekali atau 1 bulan sekali.

Agar kuku bayi baru lahir dapat dipotong dengan aman, bunda dapat mengikuti tips cara memotong kuku bayi berikut ini:

 

1. Gunakan Gunting Kuku khusus

Karena jari nya yang mungil, ukuran kuku nya juga kecil. Karena itu disarankan untuk menggunting kuku si kecil dengan gunting kuku khusus bayi. Jangan gunakan gunting kuku orang dewasa karena ukuran nya tidak pas dengan ukuran kuku bayi.

 

2. Gunting kuku Ketika Tidur

Waktu terbaik menggunting kuku bayi baru lahir adalah ketika ia sedang tidur agar tidak banyak bergerak. Minta lah bantuan orang lain untuk memangku atau menahan nya agar ia tidak banyak bergerak.

 

3. Cari Tempat Dan Posisi Nyaman

Saat menggunting kuku bayi baru lahir, carilah tempat dan posisi yang nyaman untuk melakukan nya. Posisi yang dapat dikatakan ideal untuk memudahkan bunda untuk mencapai tangan si kecil.

Salah satu posisi yang dapat dipilih ialah menempatkan nya di atas pangkuan. Selain itu pastikan dengan penerangan yang cukup saat menggunting kuku si kecil. Jangan sampai si kecil tidak sengaja terluka akibat kurang nya penerangan.

 

4. Hindari Menggunting Kuku Terlalu Dalam

Saat menggunting kuku si kecil, tekan bagian ujung jari ke bawah agar tidak terkena gunting kuku. Selanjutnya pegang erat dan guntinglah secara tipis tipis hanya bagian atas kuku. Jangan menggunting kuku si kecil terlalu dalam karena dapat melukai jarinya. Setelah itu kikir bagian pinggir kuku agar tidak tajam.

 

Merawat Kuku Bayi Yang Tidak Sengaja Terluka

Jika bunda tidak sengaja melukai jadi si kecil saat memotong kukunya, cobalah tetap tenang dan jangan panik. Ada beberapa hal yang bisa bunda lakukan untuk merawat kuku bayi yang terluka:

 

Bersihkan Jari Bayi Yang Terluka

Pertama yang harus bunda lakukan adalah membersihkan jari si kecil dengan membilasnya dibawah air bersih yang mengalir. Setelah itu berikan tekanan secara perlahan pada bagian yang terluka dengan tisu atau kain bersih untuk menghentikan pendarahan.

 

Hindari Menutup Luka Pada Jari Si Kecil

Ketika jari si kecil terluka kukunya akibat terpotong terlalu dalam, bunda tidak direkomendasikan menggunakan perban atau plester luka, kecuali atas anjuran dokter.

Hal ini karena plester luka mudah terlepas ketika basah karena si kecil kerap memasukkan jari nya ke dalam mulut, dan dikhwatirkan menyebabkan si kecil tersedak.

Namun jika pendarahan tidak juga berhenti setelah dibersihkan luka nya, sebaiknya bunda membawa si kecil ke dokter anak.

 

Jangan Menggigit Kuku Jari Si Kecil

Jangan menggigit kuku bayi untuk menjaganya tetap pendek. Hal ini dapat menyebabkan masuknya kuman dari mulut terutama jika sampai timbul luka pada jari mungil nya.

Bunda dapat memakaikan sarung tangan bayi untuk mencegahnya menggaruk wajah atau leher yang bisa membuat luka.

Jika ini adalah pengalaman bunda memotong kuku bayi baru lahir, tidak perlu gugup. Lakukan saja dengan perlahan dengan hati-hati. Seiring berjalannya waktu, bunda akan terbiasa dan mahir dalam memotong kuku si kecil.

Tinggalkan komentar